KARAKTERISTIK BIDANG KOMPETISI

 

A.           BIDANG PENELITIAN

Ide kreatif penelitian merupakan ide kreatif dalam bentuk proposal yang dimaksudkan untuk menjawab berbagai macam permasalahan keilmuan. Ide kreatif yang disusun dalam proposal ide kreatif dapat diselesaikan dalam waktu 3-5 bulan. Bidang penelitian dikelompokan menjadi subbidang eksakta dan subbidang sosial humaniora. Penelitian eksakta terkait dengan upaya pemecahan masalah eksakta, misalnya: penentuan faktor mutu produk, inventarisasi atau eksplorasi sumber daya alam, modifikasi produk, identifikasi dan pengujian khasiat senyawa kimia bahan alam, merumuskan teknik pemasaran, dan yang lainnya. Penelitian sosial humaniora terkait dengan upaya pemecahan masalah sosial humaniora, misalnya: survey kesehatan anak jalanan, metode pembelajaran aksara daerah di siswa sekolah dasar, mengeksplorasi dan mengungkap tradisi atau budaya lokal atau konflik sosial masyarakat dan hal yang berkaitan dengan kearifan lokal.

 

B.            BIDANG KEWIRAUSAHAAN

Ide kreatif bidang kewirausahaan merupakan ide kreatif dalam bentuk proposal yang bertujuan mengembangkan keterampilan mahasiswa dalam berwirausaha dan berorientasi pada laba (profit). Komoditas usaha yang dihasilkan oleh mahasiswa dapat berupa barang atau jasa yang selanjutnya merupakan salah satu modal dasar mahasiswa dalam berwirausaha dan memasuki pasar. Komoditas yang dikemukakan dalam ide kreatif hendaknya tidak menjadi kompetitor produk sejenis yang merupakan penghasilan masyarakat. Pemeran utama berwirausaha dalam hal ini adalah mahasiswa, bukan masyarakat, ataupun mitra lainnya. Ide kreatif tersebut jika dilakukan memerlukan waktu penyelesaian 3-5 bulan.

 

C.           BIDANG PENGABDIAN MASYARAKAT

Ide kreatif pengabdian kepada masyarakat merupakan ide kreatif dalam bentuk proposal yang bertujuan untuk peningkatan nilai tambah masyarakat sasaran berupa bantuan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni. Ide ini juga dapat berupa upaya untuk membangun keterampilan usaha, penataan dan perbaikan lingkungan, penguatan kelembagaan masyarakat, sosialisasi penggunaan obat secara rasional, pengenalan dan pemahaman aspek hukum adat, upaya penyembuhan buta aksara dan lain-lain bagi masyarakat baik formal maupun non-formal, yang sementara ini dinilai tidak produktif. Ide kreatif tersebut jika dilakukan memerlukan waktu penyelesaian 3-5 bulan. Ide kreatif pengabdian kepada masyarakat mewajibkan mahasiswa bertukar pikiran dengan masyarakat sasaran dalam rangka mengidentifikasi permasalahan masyarakat sasaran, karena substansi  bidang ini merupakan pendampingan atau pemberdayaan masyarakat dalam memperoleh solusi atas persoalan yang dihadapi.

 

D.           BIDANG PENERAPAN TEKNOLOGI

Ide kreatif penerapan teknologi merupakan ide kreatif dalam bentuk proposal yang bertujuan untuk memberikan bantuan ilmu pengetahuan dan teknologi (peningkatan mutu produk, perbaikan proses produksi, pengolahan limbah, sistem jaminan mutu dan lain-lain) atau manajemen (pemasaran, pembukuan, status usaha dan lain-lain) atau lainnya bagi industri berskala mikro atau kecil (industri rumahan, pedagang kecil atau koperasi) dan menengah bahkan berskala besar dan sesuai dengan kebutuhan calon mitra program. Mitra program yang dimaksud dalam hal ini adalah kelompok masyarakat yang berorientasi pada profit termasuk kelompok tani, kelompok nelayan, dan sejenisnya. Ide kreatif tersebut jika dilakukan memerlukan waktu penyelesaian 3-5 bulan.

 

E.            BIDANG KARSA CIPTA

Kompetisi ide kreatif karsa cipta merupakan ide kreatif dalam bentuk proposal untuk menghasilkan suatu sistem, desain, model/barang atau prototipe dan sejenisnya,yang didasari atas karsa dan nalar mahasiswa. Karya cipta tersebut tidak harus memberikan nilai kemanfaatan langsung bagi pihak lain. Ide kreatif tersebut jika dilakukan memerlukan waktu penyelesaian 3-5 bulan.

F.            BIDANG GAGASAN TERTULIS

Ide kreatif gagasan tertulis merupakan wahana mahasiswa dalam berlatih menuliskan ide kreatif sebagai respons intelektual atas persoalan aktual yang dihadapi masyarakat. Ide tersebut tidak terikat bidang ilmu, harus unik, kreatif, visioner dan bermanfaat sehingga idealisasi kampus sebagai pusat solusi dapat menjadi kenyataan. Sebagai intelektual muda, mahasiswa umumnya cenderung pandai mengungkapkan fakta sosial, namun melalui bidang gagasan tertulis, level nalar mahasiswa tidak hanya dituntut sampai sebatas mengekspos fakta tetapi justru harus mampu memberi atau menawarkan solusi. Ide kreatif ini, jika diimplementasikan bisa memerlukan waktu yang lama, biaya dan sumber daya yang besar. Jadi bidang ini tidak seperti 5 bidang yang dapat diselesaikan dalam waktu 3-5 bulan.